Wisuda Santri ke 17 Pesantren Darul Ma’arif

Wisuda santri ke 17 ini dilaksanakan pada Ahad, 17 Mei 2015.  Pelaksanaannya berjalan lancar dan dapat dikatakan cukup meriah. Meskipun jumlah santri yang diwisuda lebih sedikit dari tahun lalu, menurut Sie Konsumsi para undangan yang hadir tetap mencapai  1000 orang. Ini menunjukkan bahwa Pesantren Darul Ma’arif Sintang sudah dekat dengan masyarakat Kabupaten Sintang dan sekitarnya.

Prosesi wisuda diikuti oleh  130 wisudawan, terdiri dari 87 orang tingkatan Awaliyah (MTs) dan Wustho (MA). Prosesi diawali dengan Photo Session yang dilakukan di depan kantor Depag Sintang, kemudian dilanjutkan dengan pengarakan bersama tim Drum Band sampai halaman Pesantren. Selanjutnya serah terima wisudawan dari kepala Madrasah Diniyah  kepada Pimpinan Pesantren. Baru kemudian acara seremonial Wisuda ke 17 dilaksanakan.

Beberapa wisudawan sedang berfoto
Beberapa Wisudawan berfoto bersama Pak Slamet A.B,

[su_row][su_column size=”1/2″]

Wisudawan diarak oleh Tim Drumb Band

[/su_column] [su_column size=”1/2″]

Tim Drumb Band Semangat Mengiringi Wisudawan

[/su_column][/su_row]

Seremonial wisuda kali ini dipandu oleh Pembawa Acara cantik dari Nanga Silat dan ganteng dari Nanga Lebang, Indah Wahyuningsih dan Karunia Bagus Pribadi.

Indah Wahyuningsih dan Karunia Bagus Pribadi.

Seremonial dimulai pukul 08.00 WIB hingga pukul 11.30 dengan diawali pembukaan dan pembacaan ayat suci Al Qur’an dan Sholawat Nabi. Kemudian dilanjutkan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Lagu Mars Ma’arif dan Mars Pesantren juga dinyanyikan oleh Paduan Suara Santri dengan diikuti oleh Wisudawan.

Tim Paduan Suara Santri oleh kelas VII MTs

Selanjutnya dilakukan penyematan tanda wisudawan berupa syal dan ijazah pesantren yang diberikan oleh Pimpinan Pesantren. Para wisudawan dipanggil satu persatu.

Pimpinan pesantren sedang menyematkan tanda Wisudawan

Setelah penyematan selesai, prosesi dilanjutkan dengan pemanggilan wisudawan terbaik, pada tahun ini pihak Pesantren dua wisudawan terbaik yaitu Dwiky Pangestu (MA) dan Lukman Trijaya Abadi (MTs).

[su_row][su_column size=”1/2″]

Dwiky Pangestu

[/su_column] [su_column size=”1/2″]

Lukman Trijaya Abadi

[/su_column][/su_row]

Acara dilanjutkan dengan beberapa pidato, pidato pertama adalah pidato perpisahan dari Wisudawan yang menggunakan tiga bahasa (Arab, Inggris, Indonesia). Kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Kemenag dan juga sambutan dari perwakilan orang tua wali.

Bapak Hamidi, S.Pd, M.Pd pidato selaku perwakilan Wali Santri

[su_row][su_column size=”1/3″]

Dewi Ranti, pidato bahasa Arab

[/su_column] [su_column size=”1/3″]

Siti Rohmah, Pidato bahasa Inggris

[/su_column] [su_column size=”1/3″]

Arbain, pidato bahasa Indonesia

[/su_column][/su_row]

Tausiyah pada acara wisuda kali ini oleh Pimpinan Pesantren, Drs. KH Muhammad Ghozali, M.H. Beliau berpesan kepada para wisudawan untuk terus belajar dan berprestasi namun dengan diimbangi oleh keimanan dan juga kepatuhan kepada orang tua khususnya seorang ibu.

Pimpinan Pesantren, Drs. KH, M. Ghozali sedang menyampaiakan sambutan sekaligus tausiyah

Penutup acara seremonial adalah pembacaan do’a yang disampaikan oleh Bapak Drs. H. Ulwan yang sekarang menjabat Ketua MUI Sintang dan juga Kepala MAN Sintang.

Bapak Drs. H. Ulwan sedang memimpin do’a

Acara terakhir adalah salam-salaman dan Photo Session di atas panggung. Pemotretan dilakukan perkelas baik MA maupun MTs, kemudian juga para dewan guru bersama pimpinan Pesantren.

[AG]

Galeri selengkapnya dapat dilihat di picasa

Post Author: Agus Salim

Agus Salim. Pria biasa, lahir di Sintang 19 April 1990. Alumni Ponpes Darul Ma’arif 2008

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *